Kadin Tangsel Perkuat Kemitraan dengan OPD, Siapkan Program Strategis untuk Dunia Usaha
Ciputat – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tangerang Selatan memperkuat langkah konsolidasi organisasi melalui rapat koordinasi pengurus yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Selasa (9/6/2026).
Rapat tersebut menjadi forum strategis untuk mengevaluasi program kerja yang sedang berjalan sekaligus menyusun arah kebijakan dan program prioritas Kadin dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan dunia usaha di Kota Tangerang Selatan.
Rapat dipimpin langsung Ketua Kadin Kota Tangerang Selatan, Marhadi, SE., MM., didampingi Direktur Eksekutif (DE), Medi Sumaedi, SH. serta diikuti sekitar 47 wakil ketua bidang dan pengurus dari berbagai departemen.
Dalam sambutannya, Marhadi menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara Kadin, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sektor swasta sebagai upaya mempercepat pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
“Koordinasi ini menjadi momentum untuk menyatukan langkah seluruh pengurus Kadin Tangsel agar program-program yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi dunia usaha, UMKM, investasi, dan pembangunan ekonomi daerah,” ujar Marhadi.
Menurutnya, Kadin sebagai mitra strategis pemerintah harus mampu menghadirkan program yang selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah sekaligus memperkuat posisi pelaku usaha lokal dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan.
Salah satu agenda utama rapat adalah membahas persiapan audiensi dengan sejumlah OPD di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk membangun kolaborasi yang lebih konkret melalui Nota Kesepahaman (MoU).
Dalam pembahasan tersebut, sejumlah pengurus memberikan masukan terkait mekanisme dan struktur kerja sama yang akan dibangun.
Wakil Ketua Bidang Organisasi, Eeng, menekankan pentingnya konsistensi kelembagaan dengan menempatkan Ketua Kadin sebagai penandatangan resmi seluruh MoU yang akan dilakukan dengan OPD maupun pihak swasta.
Pandangan serupa juga disampaikan oleh Herry dan sejumlah pengurus lainnya yang menilai penandatanganan oleh Ketua Kadin akan memperkuat legitimasi organisasi sekaligus menjaga keseragaman kebijakan dalam pelaksanaan program lintas bidang selama lima tahun ke depan.
Selain membahas kerja sama kelembagaan, rapat juga menyoroti pentingnya keterlibatan Kadin dalam berbagai proses perencanaan pembangunan daerah.
Beberapa pengurus mengusulkan agar Kadin lebih aktif terlibat dalam penyusunan program strategis pemerintah daerah, termasuk pengembangan sektor jasa, ketenagakerjaan, digitalisasi ekonomi, penguatan UMKM, hingga optimalisasi pemanfaatan aset daerah.
Wakil Ketua Bidang terkait juga memaparkan rencana audiensi dengan sejumlah OPD seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta instansi lainnya yang memiliki keterkaitan langsung dengan program pengembangan dunia usaha.
Dalam rapat tersebut disepakati bahwa setiap bidang akan menyusun konsep kerja sama dan program unggulan yang akan dibahas bersama OPD maupun mitra sektor swasta. Hasil audiensi nantinya akan dikonsolidasikan menjadi lima program prioritas utama Kadin Kota Tangerang Selatan periode 2025-2030.
Selain itu, pengurus juga membahas penguatan ekosistem ekonomi digital melalui kerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika, termasuk pengembangan pasar digital dan dukungan infrastruktur teknologi yang dibutuhkan pelaku usaha.
Sejumlah peserta rapat turut mengusulkan agar pertemuan koordinasi berikutnya dilaksanakan secara tatap muka guna meningkatkan efektivitas diskusi strategis dan mempercepat pengambilan keputusan organisasi.
Menutup rapat, Direktur Eksekutif (DE) Medi Sumaedi, SH. meminta seluruh pengurus segera melakukan koordinasi dengan sekretariat untuk menjadwalkan audiensi dengan OPD dan sektor swasta sesuai bidang masing-masing. Ia menegaskan bahwa seluruh hasil pertemuan harus diarahkan pada penguatan peran Kadin sebagai mitra pembangunan daerah dan penggerak pertumbuhan ekonomi Kota Tangerang Selatan.
Melalui langkah tersebut, Kadin Tangsel optimistis dapat menghadirkan program-program kolaboratif yang berdampak langsung terhadap peningkatan investasi, pemberdayaan UMKM, pengembangan sumber daya manusia, serta penciptaan iklim usaha yang lebih kompetitif di Kota Tangerang Selatan.
(***)
