Ketua DPRD Tangsel: Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak pada Pengurangan Kemiskinan dan Pengangguran
Pertemuan tersebut membahas berbagai isu strategis pembangunan daerah, mulai dari pertumbuhan ekonomi, penanggulangan kemiskinan, pengurangan pengangguran, hingga penguatan sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan Kota Tangerang Selatan.
Ketua DPRD Tangsel Abdul Rasyid menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus diiringi dengan kualitas pembangunan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
Menurutnya, Tangsel sebagai daerah yang relatif muda telah menunjukkan capaian pertumbuhan ekonomi yang baik.
Namun, DPRD menaruh perhatian besar pada bagaimana pertumbuhan tersebut dapat memberikan dampak langsung terhadap masyarakat.
"Pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus berkualitas. DPRD mendorong agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya tercermin dalam angka, tetapi juga mampu menekan pengangguran, mengurangi kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Abdul Rasyid dalam arahannya.
Ia menjelaskan, salah satu indikator yang menjadi perhatian DPRD adalah tingkat pengangguran yang saat ini menunjukkan tren positif karena berada di bawah target yang ditetapkan.
Namun demikian, persoalan kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah yang harus terus ditangani secara serius.
Abdul Rasyid mengungkapkan, DPRD mendukung pemanfaatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis penyusunan kebijakan agar program-program pemerintah lebih tepat sasaran.
Menurutnya, strategi penanganan kemiskinan tidak hanya berfokus pada peningkatan pendapatan masyarakat, tetapi juga melalui pengurangan beban pengeluaran rumah tangga.
"Kalau seseorang memiliki pekerjaan tetapi penghasilannya belum mampu memenuhi kebutuhan hidupnya, maka pemerintah harus hadir melalui berbagai program bantuan untuk mengurangi beban pengeluarannya," katanya.
Ia mencontohkan berbagai intervensi yang telah dilakukan pemerintah, seperti program BPJS Kesehatan, bantuan pendidikan, beasiswa, Kartu Tangerang Selatan Pintar, hingga program bedah rumah bagi masyarakat kurang mampu.
"DPRD ingin memastikan fungsi alokasi, distribusi, dan stabilisasi berjalan dengan baik. Tujuannya agar masyarakat yang secara status masuk kategori miskin tetap dapat hidup layak karena kebutuhan dasarnya terbantu oleh pemerintah," jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD Tangsel H.M. Yusuf LC menyampaikan bahwa DPRD memiliki semangat yang sama dengan Kadin dalam membangun daerah melalui kolaborasi lintas sektor.
Ia menilai dunia usaha memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Yusuf, salah satu tantangan yang perlu dijawab bersama adalah bagaimana belanja infrastruktur yang cukup besar dapat memberikan dampak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja lokal.
"Anggaran infrastruktur besar, tetapi pertanyaannya apakah sudah berdampak optimal terhadap penurunan pengangguran. Ini yang perlu kita pikirkan bersama, termasuk bagaimana mendorong tenaga kerja lokal lebih banyak terlibat dalam berbagai proyek pembangunan," ujarnya.
Selain itu, Yusuf juga menyoroti pentingnya optimalisasi pengelolaan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum) agar mampu memberikan nilai tambah bagi daerah, termasuk mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia berharap sinergi antara DPRD dan Kadin dapat semakin kuat dalam menghadirkan berbagai program yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.
"Kami mengapresiasi Kadin yang terus menjaga marwah organisasi sebagai mitra strategis pembangunan. Harapannya, pelaku usaha di Tangerang Selatan dapat semakin diberdayakan sehingga manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat Tangsel," katanya.
Yusuf juga mendorong penguatan kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan media guna mempercepat pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Audiensi tersebut berlangsung hangat dan produktif.
Kedua belah pihak sepakat untuk memperkuat komunikasi serta membangun sinergi yang lebih erat dalam mendukung program pembangunan Kota Tangerang Selatan, khususnya dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, memperluas kesempatan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(***)
