Dispar dan KADIN Tangsel Sepakat Perkuat Promosi Pariwisata serta Ekonomi Kreatif Kota Tangsel
Ciputat, kadintangsel.id – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Tangerang Selatan di Ruang Rapat Lantai 5 Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangsel, Jumat (17/7/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam mendorong sektor pariwisata, ekonomi kreatif, pemberdayaan UMKM, serta promosi potensi daerah.
Audiensi dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Kota Tangerang Selatan Mochamad Ervin Ardani, Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Antar Lembaga dan Bantuan Hukum KADIN Tangsel Syafrinal Muchtar, Direktur Eksekutif KADIN Tangsel Medi Sumaedi, SH, WKU Bidang BUMD Sarwo Edi, WKU Bidang Perizinan Masruri Bejo, WKU Bidang Pariwisata, serta jajaran Komite Tetap KADIN Tangsel.
Dalam paparannya, Kepala Dispar Tangsel Mochamad Ervin Ardani memperkenalkan struktur organisasi sekaligus menjelaskan tugas pokok Dinas Pariwisata yang meliputi bidang pemasaran pariwisata, destinasi pariwisata, dan ekonomi kreatif (ekraf).
Ervin menjelaskan, bidang pemasaran pariwisata berperan memfasilitasi promosi potensi wisata, mendukung pelaku UMKM dalam berbagai kegiatan promosi, serta mengelola pelaksanaan Car Free Day (CFD) BSD yang rutin digelar setiap Minggu pertama setiap bulan.
Selain itu, Dispar juga memfasilitasi keikutsertaan pelaku UMKM Tangsel pada berbagai pameran tingkat regional maupun nasional sebagai upaya memperluas akses pasar.
Sementara itu, pada bidang destinasi pariwisata, Dispar melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha hotel, restoran, kafe, rumah makan hingga tempat hiburan. Pembinaan tersebut mencakup peningkatan kualitas layanan, sosialisasi kepatuhan terhadap regulasi, termasuk kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi.
"Di Tangerang Selatan saat ini terdapat 10 Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). Salah satu yang cukup dikenal adalah Kampung Ekowisata Keranggan yang terus dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat," ujar Ervin.
Ia juga menjelaskan, sektor ekonomi kreatif di Tangsel terus diperkuat melalui pendampingan terhadap 21 subsektor ekonomi kreatif, termasuk fasilitasi sertifikasi kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), pendaftaran hak kekayaan intelektual (HKI), hingga peningkatan kapasitas pelaku usaha agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Menurut Ervin, peran Dispar bukan membentuk usaha dari nol, melainkan membantu pelaku ekonomi kreatif yang telah berjalan agar dapat naik kelas melalui sertifikasi, legalitas, promosi, dan pengembangan kompetensi.
Dalam kesempatan tersebut, Ervin juga meluruskan pemahaman mengenai kewenangan Dinas Pariwisata. Ia menegaskan urusan kebudayaan di Kota Tangerang Selatan berada di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, sedangkan Dispar fokus pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Sementara itu, WKU Bidang Antar Lembaga dan Bantuan Hukum KADIN Tangsel Syafrinal Muchtar menegaskan audiensi tersebut merupakan langkah awal membangun komunikasi dan kolaborasi yang lebih erat antara KADIN dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Menurutnya, kepengurusan KADIN Tangsel periode saat ini memiliki sumber daya yang besar dengan ratusan pengurus dari berbagai bidang sehingga siap mendukung program-program pembangunan daerah.
"Kami hadir bukan untuk meminta sesuatu. Kami ingin menjadi mitra strategis pemerintah daerah, menghadirkan solusi dan membantu menyosialisasikan berbagai program kepada masyarakat maupun dunia usaha," kata Syafrinal.
Ia menambahkan, KADIN Tangsel siap berkolaborasi dalam pengembangan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, promosi investasi, pemberdayaan UMKM, hingga publikasi program-program pemerintah agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kedua belah pihak sepakat membuka ruang komunikasi yang lebih intensif guna mendorong sinergi antara pemerintah dan dunia usaha demi meningkatkan daya saing sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Tangerang Selatan.
(***)

