Jelang Musprov KADIN Banten, KADIN Tangsel Desak Pengurus Aktifkan KTA-B dan Perkuat Peluang Bisnis
CIPUTAT, KADINTANGSEL.ID — Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Tangerang Selatan memperkuat konsolidasi internal melalui Rapat Pengurus Lengkap (RPL) bertema Evaluasi dan Aktivasi KTA-B Seluruh Pengurus KADIN Kota Tangsel. Agenda yang berlangsung di Kantor KADIN II Cendana, Kamis (1/10/2026), tersebut menjadi bagian dari persiapan organisasi menghadapi Musyawarah Provinsi (Musprov) KADIN Banten pada November mendatang.
Ketua KADIN Kota Tangerang Selatan, Marhadi, SE., MM., menegaskan pentingnya pembaruan dan aktivasi Kartu Tanda Anggota Badan Usaha (KTA-B) bagi seluruh pengurus. Langkah ini diperlukan untuk memastikan kesiapan administrasi organisasi sekaligus memenuhi persyaratan keanggotaan menjelang agenda pemilihan kepengurusan KADIN Provinsi Banten yang baru.
Marhadi meminta seluruh pengurus segera memeriksa status keanggotaan perusahaan masing-masing dan melaporkan masa berlaku KTA-B kepada Direktur Eksekutif KADIN Tangsel, Medi Sumaedi.
“Seluruh pengurus perlu memastikan KTA-B perusahaannya masih aktif. Data tersebut harus diperbarui agar proses pendataan dan persiapan menjelang Musprov KADIN Banten dapat dilakukan lebih tertib,” ujar Marhadi dalam arahannya.
Menurutnya, pendataan ulang diperlukan karena organisasi masih menghadapi keterbatasan basis data perusahaan yang lengkap dan mutakhir. Karena itu, pengurus diminta berperan aktif mengirimkan dokumen perusahaan, bukan hanya mengandalkan data keanggotaan yang dihimpun pada periode sebelumnya.
Untuk KTA-B yang sudah tidak aktif, dokumen pendukung yang perlu disiapkan antara lain akta pendirian perusahaan, Nomor Induk Berusaha (NIB), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) perusahaan, serta identitas direktur sesuai persyaratan administrasi yang berlaku.
Marhadi juga mengingatkan bahwa status KTA-B perlu dipastikan sejak dini. Pasalnya, keikutsertaan dalam agenda organisasi di tingkat provinsi dapat bergantung pada pemenuhan persyaratan keanggotaan dan ketentuan yang ditetapkan panitia penyelenggara.
“Jangan sampai ketika agenda Musprov sudah dekat, kita justru belum siap dari sisi administrasi. Karena itu, saya berharap seluruh pengurus segera memperbarui data perusahaan masing-masing,” tegasnya.
KADIN Tangsel Dorong Peluang Bisnis bagi Pengurus
Selain konsolidasi organisasi, Marhadi menekankan bahwa KADIN harus menjadi ruang kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi para pengusaha. Pengurus didorong untuk membuka jaringan usaha, mengidentifikasi potensi bisnis, serta membangun kerja sama dengan mitra swasta.
Ia menyebut sejumlah peluang yang tengah dikembangkan, antara lain sektor kesehatan, pangan, infrastruktur pendukung, dan pengembangan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Di sektor SPKLU, KADIN Tangsel telah menjalin kerja sama melalui nota kesepahaman (MoU) dengan Niskala Energi. Kerja sama tersebut membuka peluang bagi pemilik lahan strategis, termasuk di kawasan restoran atau lokasi usaha yang memenuhi persyaratan teknis, untuk menjajaki pengembangan fasilitas pengisian kendaraan listrik.
Marhadi menjelaskan, pemilik lahan yang berminat dapat berkoordinasi dengan KADIN untuk membahas potensi lokasi, skema kerja sama, serta kelayakan pengembangan fasilitas. Model kemitraan dapat disesuaikan dengan kesepakatan para pihak, termasuk kemungkinan pemanfaatan lahan melalui skema sewa atau kerja sama usaha.
Selain SPKLU, KADIN Tangsel juga mendorong pengembangan jaringan pemasok material dan kebutuhan usaha bagi perusahaan swasta yang sedang menjalankan kegiatan pembangunan. Peluang tersebut diharapkan dapat mempertemukan anggota KADIN dengan calon mitra bisnis melalui mekanisme yang transparan dan kompetitif.
“Jadikan KADIN sebagai organisasi pengusaha yang produktif. Kalau ada potensi usaha, jaringan pemasok, atau peluang kerja sama, mari kita buka dan garap bersama. Yang terpenting, harga dan kualitas harus sesuai agar kerja sama dapat berjalan,” ujarnya.
Siapkan Agenda Bisnis dan Pemberdayaan UMKM
Dalam kesempatan yang sama, Marhadi menyampaikan rencana kegiatan pada 5–6 Desember 2026. Agenda tersebut diarahkan untuk memperkuat hubungan bisnis, membuka peluang business matching, serta mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kegiatan itu direncanakan menjadi bagian dari rangkaian agenda KADIN, dengan fokus mempertemukan pelaku usaha dan membangun kolaborasi yang berpotensi menghasilkan transaksi maupun kemitraan baru.
Marhadi juga menyoroti pentingnya kolaborasi dengan insan pers. Menurutnya, keberadaan media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi kegiatan usaha, mempromosikan peluang investasi, serta memperluas jangkauan program pemberdayaan ekonomi.
Ia berharap kerja sama KADIN dengan organisasi pers dan jejaring media dapat membuka peluang yang lebih luas bagi perusahaan media, termasuk melalui penyebaran informasi kegiatan ekonomi dan promosi usaha yang sesuai dengan ketentuan.
Medi Sumaedi Tekankan Evaluasi Administrasi Pengurus
Sebelumnya, Direktur Eksekutif KADIN Kota Tangerang Selatan, Medi Sumaedi, membuka RPL dengan menyampaikan pentingnya evaluasi dan aktivasi KTA-B seluruh pengurus. Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut arahan KADIN Provinsi Banten terkait penertiban dan pembaruan data keanggotaan badan usaha di daerah.
Melalui rapat tersebut, pengurus diharapkan memiliki pemahaman yang sama mengenai kebutuhan administrasi keanggotaan serta mekanisme pembaruan data perusahaan.
Rapat juga menjadi forum konsolidasi untuk mempersiapkan organisasi menghadapi agenda tingkat provinsi sekaligus mengoptimalkan potensi kerja sama antaranggota.
Dengan pembaruan data KTA-B dan penguatan kolaborasi usaha, KADIN Tangsel menargetkan kesiapan organisasi yang lebih baik dalam menghadapi Musprov KADIN Banten, sekaligus mendorong agar jaringan pengusaha yang terhimpun di dalamnya semakin produktif dan memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah.
(***)
- Memuat artikel terkait...

